Minggu, 17 Januari 2016

seperti lelucon



            Seperti lelecon kisah yang kita bangun tanpa ada sedikit keraguan, tanpa ada sedikit pemikiran lantas suatu saat nanti kita akan menertawakan kisah kita ini.

Kisah yang lucu.

Menyeka ujung senja bersama hujan yang mulai mereda.
Aku dan kamu duduk berdua di atas batu besar di tengah padang rumput yang mulai menghijau karna guyuran air hujan. Akhir-akhir ini hujan mulai turun terlambat beberapa bulan dari musim yang seharusnya.

Aku panik saat melihat hujan yang tiba-tiba menyerang kita, “hujan,, hujan” kataku di atas kebingunganku sendiri. kau malah tertawa, katamu : “duduklah saja hujan tidak akan melukai kita”

Begitu bodohnya aku, kenapa aku takut sekali dengan hujan. “ini hanya gerimis, coba pecamkan mata kamu lalu hirup bau tanah yang khas kiriman hujan.” Perintahmu. Dan aku melakukan apa yang kamu bilang.

Mulailah ku katupkan kedua mataku, Menarik udara dalam-dalam membiarkannya masuk ke dalam lubang hidungku. Aroma tubuhmu menghilang bersama hilangnya tetesan yang mengalir dari pelipisku—Hujannya merada. 


Tak ada lagi hujan begitu juga dirimu, tak ada disini. Aku sendiri menatap senja yang mulai bersembunyi. hahahhahha tawaku lepas di ikuti lepasnya setetes air dari kelopak mataku.

Konyol sekali hidup ini, masih saja mengingat-ingat hal yang sudah berlalu jauh meninggalkan kita. aku mulai mendongokkan kepalaku berharap tetesan lain tak mengikuti.

 “kau akan baik-baik saja, meski tanpa diriku” katamu terakhir kali kita berjumpa disini. Okay hujan, saatnya aku berdiri merapikan tubuhku yang mulai membungkuk, melebarkan senyumku yang mulai pudar. Mengembalikan leherku yang mulai pegal karna terlalu lama menoleh ke belakang mencari dirimu yang tak mungkin kembali.

Aku akan mencoba memaknai kehilangan, juga arti memaafkan.

“Kau tahu tak ada saat yang tepat untuk melupakan masa lalu. Hanya ada waktu yang tepat untuk memaafkan, menerima sesuatu yang telah menjadi bagian hidupmu” kata An. tokoh dalam Walking After You

Tidak ada komentar:

Posting Komentar