Senin, 28 Desember 2015

Wanita Arang

Ibarat sebuah arang, kau bagaikan sesuatu yang usang dan terbuang.

Maukah kau ku certakan tentang wanita arang?
Tentang wanita yang kehilangan arah, ketika berjalan membawa hati yang patah
Pun tentang harapan yang tak kesampaian, saat janji yang tak pernah tertepati
Juga tentang rindu yang tak terbalaskan


Ini dia wanita arang (*.*) wanita dengan segala kekurangan, wanita yang kehilngan harapan juga masa depan, hidup sebatang karang.

"tuhan kapan hidupku akan di putar?" katanya yang lugu. bibir nya kelu saat mengucap doa.

matanya tak henti memandang langit--memerjam sesekali. berusaha mengerakkan bibirnya yang kaku-- senyumnya hadir "terimakasih tuhan. tak ada harapan yg dapat ku gantungkan kecuali pada engkau.kapan2 aku kirim doa lagi ya?"

saat bulan menggantung seperempat .
*madiun, 25 menuju 26 desember 2015 akhir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar